22 Hektare Sawah di Purworejo Puso

ekoanang
Ir. Eko Anang SW.

PURWOREJO (KRjogja.com) – Sawah seluas kurang lebih 22 hektare di Kabupaten Purworejo puso akibat kekeringan. Musim kemarau juga berdampak pada hamparan padi seluas 333 hektare di lima kecamatan. Petani berupaya menyelamatkannya menggunakan pompa air.

Sawah puso terdapat di Desa Brondongrejo Purwodadi seluas 10 hektare dan Surorejo Banyuurip 12 hektare. “Untuk kekeringan, sawah terdampak ada di Kecamatan Purwodadi, Banyuurip, Purworejo, Gebang dan Kaligesing,” kata Ir. Eko Anang SW, Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan (DPPKD) Purworejo, kepada KRjogja.com, Jumat (21/8/2015).

Tanaman padi puso berumur 50 – 70 hari. Petani tidak bisa menyelamatkan padi karena aliran irigasi tidak menjangkau sawah mereka. Selain itu, tidak ada sumber air yang bisa disedot dengan pompa karena sungai di sekitar sawah mengalami kekeringan parah.

Menurutnya, sawah terdampak kekeringan akibat ulah petani yang tidak patuh dengan jadwal pola tanam anjuran pemerintah. “Susah mengubah budaya tanam tepat waktu, petani terutama yang dekat sumber air sudah terbiasa menunda tanam padi. Mereka santai karena merasa air begitu mudahnya didapat,” ungkapnya.(Jas)

Sumber : krjogja