Eksploitasi Air Harus Dihentikan

KUDUS- Pelarangan eksploitasi air di pegunungan Muria diminta segera dilaksanakan. Surat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebagai balasan surat Bupati Kudus dinilai sebagai payung hukum atas kebijakaan tersebut. Juru bicara Gerakan Masyarakat Transformasi Kudus (Gemataku), Slamet Machmudi, mengemukakan hal tersebut kepada Suara Merdeka, Senin (10/8).

Lebih lanjut dia menyatakan bila sebelumnya pelarangan disebutkan menunggu regulasi di tingkat provinsi, maka respons dari Gubernur dinilai sebagai jawabannya. ”Surat balasan Gubernur Jateng terhadap surat Bupati Kudus terkait penghentian eksploitasi air pegunungan Muria selayaknya ditaati oleh semua pihak,” katanya.

Konsisten

Sosialisasi dan penegakan hukum atas aturan dan pelarangan eksploitasi air pegunungan Muria yang baru saja disampaikan Gubernur Jateng harus segera ditindaklanjuti oleh Pemkab Kudus. Selanjutnya, Gemataku meminta Pemkab Kudus melakukan upaya konkret dan konsisten membangun kesadaran masyarakat sekitar Pegunungan Muria dalam hal konservasi air.

”Hal ini terkait dengan upaya pelestarian sumber daya air di Pegunungan Muria,” imbuhnya Pemahaman untuk selalu menjaga kuantitas, kualitas dan kontinuitas atau keberlanjutan air untuk kemanfaatan kehidupan dinilai masih kurang. Menurutnya, keseimbangan antara eksploitasi dengan menjaga daerah resapan air menjadi pangkal persoalan kekeringan di daerah lereng Muria.

Upaya pelestarian tidak hanya mencegah aktivitas pengerusakan hutan namun juga mengatur pemanfaatan lereng Muria agar tidak berakibat pada berkurangnya areal resapan air. Aktivitas komersialisasi air Pegunungan Muria diharapkan memenuhi kaidah konservasi air.

”Meskipun begitu, kompensasi terhadap kelestarian lingkungan menjadi syarat yang wajib dipenuhi,” imbuhnya. Salah satunya, distribusi air pegunungan untuk masyarakat ditentukan agar debit air pegunungan yang semakin berkurang dapat dinikmati secara adil. Dengan dukungan semua pihak, pengawasan dan penegakan aturan menjadi tanggung jawab pemerintah. (H8-45).

Sumber : berita.suaramerdeka.com