Kondisi Bendung Tegalduren Pasca Banjir

Tubuh Bendung Tegalduren hancur lebur diterjang banjir
Tubuh Bendung Tegalduren hancur lebur diterjang banjir

Seperti diketahui bersama, pada tanggal 22 Maret 2015 yang lalu terjadi bencana banjir di beberapa wilayah Kabupaten Purworejo. Salah satu yang terparah adalah Banjir yang menerjang Sungai Kaligesing. Curah hujan pada saat itu yang mencapai 85 mm mengakibatkan sungai meluap dan menerjang dua bendung yang ada di Sungai Kaligesing yaitu Bendung Tegalduren di Desa Pacekelan serta Bendung Kebangsan di Desa Ganggeng Kecamatan Purworejo. Tubuh bendung Tegalduren patah kemudian hanyut terbawa arus, sedangkan intake saluran ambrol dikarenakan terjadi degradasi dasar sungai. Areal yang terdampak adalah seluas 83 Ha dengan umur tanaman padi baru sekitar 30 hari. Biaya yang diperlukan untuk penanganan pasca bencana alam pada kisaran Rp. 307.101.000,-

Layout lokasi bencana di Sungai Kaligesing
Layout lokasi bencana di Sungai Kaligesing

Sedangkan di Bendung Kebangsan, terjadi kerusakan tanggul kiri bendung rusak beserta saluran sepanjang 100 m ambrol. Hal ini disebabkan alur sungai utama berpindah tempat ke sebelah kiri. Areal yang terdampak adalah seluas 93 Ha dengan umur tanaman padi baru sekitar 30 hari. Biaya yang diperlukan untuk penanganan pasca bencana alam pada kisaran Rp. 716.493.000,-. Perlu diwaspadai rawan bencana di lokasi lain yang berkaitan dengan perubahan iklim, longsor, banjir dan kekeringan.